Wanita berbaju barcode

barcode biasanya digunakan untuk pengkodean barang agar tidak salah dalam identitas barang , tapi jika manusia berpakaian barcode apakah dia ga punya KTP ?

Jika Anda membaca artikel mengenai “Barcode In The News” maka hal tersebut berarti barcode akan memasuki ranah “fashion week” di New York, USA. Ternyata setelah pergelaran tersebut dilaksanakan barcode berhasil meraih kesuksesan dalam bidang tersebut.

Semula, sebelum “fashion week” menggunakan barcode peserta yang ingin mengikuti kegiatan tersebut harus memesan tempat terlebih dahulu melalui telephone atau email, dan harus menunggu persetujuan maupun tempat duduk yang tersedia dari panitia.

wanita berbaju barcode

wanita berbaju barcode

Pada perhelatan selanjutnya kegiatan tersebut akan direlokasi ke Lincoln Center dengan menggunakan “Fashion GPS”, alat ini memungkinkan peserta yang ingin memgikuti kegiatan tersebut hanya dengan mengklik tombol “yes” atau “no” pada situs “fashion week” atau kios pedestal yang tersedia, maka setelah itu barcode scanner akan menerima permintaan mereka dan menentukan kursi mana yang didapat pada acara tersebut.

Dengan menggunakan bantuan barcode system secara otomatis tidak ada lagi system “waiting list”  dan menulis undangan secara manual seperti biasanya. Selain itu “fashion GPS” juga membantu melacak pendaftaran peserta, seperti jika peserta telah mengklik “yes” tetapi belum terdaftar GPS tersebut akan menemukan penyebabnya.

Keberhasilan acara “fashion week” di New York, USA tersebut hanyalah contoh lain dari system barcode dan otomatisasi telah memudahkan para penggunanya saai ini.