Aplikasi Software Mesin Kasir Untuk Android

Seorang dosen di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) memiliki ide unik untuk pemberdayaan usaha mikro pada penerapan mesin kasir di pedesaan. Yakni membuat aplikasi cash register (mesin kasir) yang bisa dijalankan di perangkat tablet berbasis Android. Inilah tampilan mesin kasir Android buatan anak negeri sendiri Adalah Bangun Wijayanto, dosen Teknik Informatika dari Fakultas Sains dan Teknik Unsoed, Jawa Tengah, yang memiliki ide menarik ini. Seperti diketahui, usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) khususnya pasar tradisional saat ini bersaing ketat dengan adanya pasar modern (supermarket/mini market) yang memanfaatkan sistem mesin kasir berjaringan.

Kenyamanan dan kemudahan serta modernitas dari supermarket berjaringan seringkali membuat masyarakat mulai beralih dari pasar tradisonal. Kondisi ini sangat memprihatinkan, karena banyak masyarakat yang menggantungkan penghidupannya pada bidang jual beli di pasar tradisional. Di antara kenyamanan yang sering menarik pembeli untuk belanja di pasar modern daripada pasar tradisional adalah cash register (mesin kasir). Cash register adalah peralatan mekanis maupun elektronik yang berfungsi untuk menghitung, merekam transaksi penjualan, dan tersambung pada brankas uang.

Mesin kasir elektronik biasanya juga dapat mencetak nota dari konsumen . Pada usaha mikro di pedesaan penggunaan cash register sangat jarang dijumpai, umumnya setiap transaksi akan dicatat secara manual bahkan tidak jarang harga suatu barang tidak tercatat melainkan diingat oleh penjual. Kenyamanan dari konsumen akan terganggu ketika penjual harus mengingat terlebih dahulu harga barang, mengitung total belanja, bahkan mungkin ketidakstandaran harga dapat terjadi antara satu pembeli dengan pembeli yang lain. Di pihak pemilik warung pun bisa kesulitan merekap penjualan maupun mengetahui jumlah stok barang, karena perekapan dilakukan secara manual.

Minimnya penggunaan teknologi informasi dalam proses perekaman transaksi ini mau tak mau akan membuat usaha mikro sulit untuk berkembang. Di sisi lain, teknologi terus berkembang. Dimana saat ini Android menjadi platform populer di jajarang perangkat mobile. Adopsi perangkat ini pun bisa dikembangkan ke segala hal. Tak terkecuali bagi pelaku usaha mikro di pedesaan. Yang menarik lainnya karena device Android juga memungkinkan untuk membaca barcode hingga fitur ini sekaligus menghemat biaya investasi barcode scanner bagi para pengusaha Hal ini diiringi dengan kian menjamurnya pilihan perangkat tablet Android di pasaran dengan harga semakin terjangkau, salah satunya yang berasal dari China.

Bahkan, saat ini tablet Android sudah bisa didapatkan dengan harga kurang dari Rp 1 juta. Melihat keberadaan cash register atau mesin kasir elektronik  berbasis Android untuk pengusaha mikro di pedesaan yang dirasa belum tersedia untuk masyarakat, akhirnya membuat Bangun Wijayanto untuk berusaha mengembangkan aplikasi cash register tersebut agar implementatif dan mudah dipakai. Selain mampu membuat laporan penjualan barang maupun laporan ketersediaan stok barang, aplikasi cash register berbasis Android memiliki keunggulan lain yakni mampu menggantikan fungsi PC dengan sebuah tablet atau smartphone, yang ini tentunya dapat menekan biaya bagi pengusaha kecil.

Saat ini aplikasi cash register atau mesin kasir elektronik berbasiskan Android sedang dikembangkan untuk dapat membaca barcode dari barang dengan menggunakan kamera ponsel atau tablet yang ada. Dengan implementasi perangkat lunak cash register berbasiskan Android yang dibuat berbasiskan touch screen diharapkan memiliki kemudahan dalam operasionalnya dan menjadi salah satu solusi dalam mempercepat penetrasi penggunaan teknologi informasi di masyarakat khususnya pengusaha mikro di pedesaan

Supported by: Mesin Kasir